Bulan purnama menghiasi langit malam
Aku duduk termangu menatap ke atas
mencoba mencari bintang berpendar
terang benderang seperti cahaya yang slalu
kau berikan untukku
Namun sayang, angin malam tak bersahabat
dia mulai menusuk lapisan kulitku timbulkan dingin menyangat
Dan perlahan aku pun tenggelam di kedinginan sisakan
hampa tanpamu disisi,merenung sepi sendiri
Advertisement
Tags: penyair, puisi, puisi cinta, puisi rindu, puisi untuk kekasih